Lecet-lecet memerah di ujung-ujung jari
Perifer yang terkelupas dan sobek
Nyeri berdenyut-denyut serta bekas mencekung
Mengeluarkan aroma khas kawat senar
Suara menyerak beriak kian habis
Menghembus aroma asam dan gudang garam
Mata nanar merah
Berkaca-kaca
Mencekung menghitam
Belekan
Lambung penuh
Penuhi kemudian usus halus
Menyebar nutrisi lewat relung-relung pembuluh kapiler
Juga ke otak
Di mana hanya ada sampah terkuak di sana
10/04/2008
Wednesday, April 9, 2008
Tuesday, April 8, 2008
Akal Budi Brengsek
BUDI DAN HAL-HAL YANG BAIK YANG MESTI DILAKUKAN INI
BRENGSEK SEMUA!!!
Dari situ gwe gak bisa mencapai impian gwe.
Atau itu bukan takdir gwe?
Haruskah gwe berjalan di rel takdir ini?
BRENGSEK SEMUA!!!
Dari situ gwe gak bisa mencapai impian gwe.
Atau itu bukan takdir gwe?
Haruskah gwe berjalan di rel takdir ini?
Aku Ini...
I
Aku ini adalah rintihan
yang kau untai lewat kata
Adalah rasa pedih perih
yang kau pendam di dada
Aku ini adalah elegimu
yang kau senandungkan di malam
Adalah angan terpendam
yang terkubur dalam mimpi
Aku ini adalah hanya aku
untuk kamu yang adalah senyumku
Aku ini cuma setitik debu
yang menempel di etalasemu
II
Untukmu aku hanyalah namaku
Melupakan esensi setiap langkah yang kujejak di petakmu
Untukmu aku hanyalah fanaku
Mengabaikan jiwa utama yang kupersembahkan padamu
III
Aku ini
ingin menjadi lebih dari itu
Selasa, 8 April 2008
Aku ini adalah rintihan
yang kau untai lewat kata
Adalah rasa pedih perih
yang kau pendam di dada
Aku ini adalah elegimu
yang kau senandungkan di malam
Adalah angan terpendam
yang terkubur dalam mimpi
Aku ini adalah hanya aku
untuk kamu yang adalah senyumku
Aku ini cuma setitik debu
yang menempel di etalasemu
II
Untukmu aku hanyalah namaku
Melupakan esensi setiap langkah yang kujejak di petakmu
Untukmu aku hanyalah fanaku
Mengabaikan jiwa utama yang kupersembahkan padamu
III
Aku ini
ingin menjadi lebih dari itu
Selasa, 8 April 2008
Subscribe to:
Comments (Atom)